BREAKING NEWS

Kamis, 25 Agustus 2016

Pakan Alternatif Murai Batu

Pada kehidupannya di alam liar, sebenarnya kroto tidaklah makanan utama untuk burung murai batu. Sepanjang ini kroto amat diprioritaskan pemberiannya pada burung murai batu. Kroto merupakan di antara makanan fresh untuk pemacu supaya burung murai batu rajin berkicau.

Image result for pakan murai batu

Sekarang ini kroto dapat diperoleh di pasaran dengan harga yang terus meningkat serta pada waktu spesifik kadang-kadang ketersediaannya amat sukar diperoleh, hingga butuh dipertimbangkan pakan alternatif pengganti kroto. Pakan alternatif burung murai batu tersebut yaitu : 

1. Jangkrik full tahu sebagai konsumsi bergizi tinggi untuk burung murai batu 

Jangkrik yaitu pakan yang telah jadi pakan harus untuk murai batu. Namun yang sangat utama yaitu bagaimana cara menghidangkan jangkrik yang penuh dengan konsumsi gizi, hingga jangkrik yang dimakan burung murai batu tidaklah jangkrik dengan perut kosong atau jangkrik kopong atau dengan kata lain, kita berikan makan jangkrik dengan tahu terlebih dulu sebelum saat jadi pakan murai batu.

Tahu sendiri terbuat berbahan basic kedelai yang pasti kandungan Vit. E nya yang tinggi. Cara ini praktis meskipun agak repot, caranya yaitu seperti berikut:Beli tahu putih, untuk karung jangkrik cukup 2 plastik tahu, taruh di baskom plastik lantas remas remas.
  • Taruh tahu di nampan atau di media yang lebar, bebas pokoke, gelar tidak tebal serta jemur dimatahari untuk menghilangkan kandungan air. 
  • Setekah 4 jam, taruh kembali tahu tersebut di baskom serta beri tambahan vit. E.... Remas remas lagi pastinya n vitaminnya dapat testomin atau vit. Infertilitas atau vit. Yang lain lah n janganlah lupa kasih garam untuk tambahan vit. D serta agar gurih pastinya heheheheheheh ). 
  • Gelar lagi di nampan serta angin anginkan n janganlah dijemur di area panas agar kandungan vitamine gak ilang. 
  • Sorenya taruh di piring kecil serta sajikan di baskom jangkrik kandang murai kita or di kotakan jangrik. 
  • Tes saja paginya, jangrik2 tersebut dah pada makan n perutnya penuh tahu yang full gizi. 

2. Telur bebek atau telur ayam 

Telur dapat jadi pakan alternatif untuk murai batu di waktu kroto langka di pasaran.
Cara bikin telur pengganti kroto yaitu seperti berikut:
  • 2 butir telur putihnya, butir telur kuningnya masukan ke plastik bening lantas kocok asal saja agar tidak jadi ngembang. 
  • Lantas rebus/kukus sampai masak serta sesudah dingin potong-potong sebesar ibu jari kita, lantas parut sama parut keju. 
  • Telur ini meyakini diperlukan sama peternak murai batu dikarenakan trotolan makannya lahap sama lahapnya dengan makan kroto aslinya. Istimewanya pakan telur ini yaitu, pada trotolan murai batu yang makan telur ini beraknya tidak mencret layaknya makan kroto aslinya. Insya alloh dampak positipnya bagus tanpa ada dampak negatipnya. 
  • Untuk murai batu dewasa, supaya akan makan siasati lewat cara : pakan waktu sore dikosongkan. Pagi s/d sedang hari kasih telur itu, bila ada kroto kasih sedikit saja di atasnya untuk pancingan.


Sumber: http://merawat-burung.blogspot.co.id/

Teknik Budidaya Ulat Kandang

Teknik budidaya ulat kandang sebenarnya tidaklah terlalu sulit, hanya membutuhkan ketekunan dan perhatian secara intensif pada pelaksanaannya. Dibawah ini kami akan ulas secara umum mulai dari langkah-langkah persiapan sampai tahap panen. 
Hal pertama yang harus dipersiapkan adalah peralatan dan perlengkapan sebagai penunjang budidaya ulat kandang, antara lain adalah sebagai berikut :
–          Tempat budidaya
Tempat budidaya ulat kandang yang terpenting adalah beratap, baik didalam/diluar ruangan (terhindar dari sinar matahari dan hujan), di sarankan lebih baik tempatnya gelap (20% cahaya). Dipasang penerangan digunakan apabila memberi pakan dan kegiatan lain yang dianggap perlu. 
–          Kotak
Kotak  di gunakan sebagai tempat menaruh indukan dan pembesaran bibit ulat kandang. Kotak disarankan menggunakan kayu dengan beralaskan triplek dan pada pinggiran kotak bagian dalam di lapisi dengan triplek melamin supaya indukan maupun ulat kandang tidak bisa merambat keluar kotak. 
Untuk ukuran kotak dapat disesuaikan dengan selera, namun ukuran kotak dapat menentukan besarnya jumlah indukan. 
–          Ayakan
Ayakan secara umum dibedakan 3 macam yaitu,
Ayakan ukuran besar : digunakan untuk memisahkan janggel jagung
Ayakan ukuran sedang           : digunakan untuk memisahkan indukan
Ayakan ukuran kecil   : digunakan untuk memisahkan ulat kandang
–          Serok / cikrak plastik
Bisa dibeli di toko alat kebersihan, digunakan untuk mengambil media dari kotak (bisa menggunakan peralatan lain)
–          Kuas atau sikat plastik
Digunakan untuk membersihkan kotak 
–          Baskom Plastik
Digunakan sewaktu menakar makanan. 
–          Timbangan
Digunakan untuk menimbang ulat kandang waktu panen dan menimbang makanan 
–          Kalender
Digunakan untuk menjadwal pembibitan, pembesaran dan waktu panen.
–          Spidol Warna
Memberi tanda pada kotak (apabila indukan di tanam secara estafet)
–          Janggel jagung
Digunakan untuk media pembibitan pada kotak indukan, (disarankan janggel jagung dipecah terlebih dahulu, alat yang digunakan adalah palu), mungkin ada beberapa peternak yang menggunakan media kapas.
–          Polar
Adalah media sekaligus makanan bagi indukan maupun ulat kandang, bisa diperoleh di toko pakan ternak terdekat.
  1.       Indukan
Indukan yang lazim disebut dengan kepek, bisa diperoleh dari kandang ayam. Namun ada beberapa peternak yang sudah menyediakannya.
  1.        Penanaman Indukan
Hal yang paling utama dalam proses ini adalah memperkirakan jumlah kepek yang akan ditanam, dengan menyesuaikan besarnya kotak. Namun sebelumnya ada beberapa langkah yang harus dipersiapkan antara lain :
  1. Siapkan kotak kosong yang sudah dibersihkan.
  2. Masukkan media polar secukupnya (setiap peternak memiliki versi masing-masing)
  3. Masukkan janggel jagung yang sudah dipecah (disarankan lebih banyak lebih baik)
  4. Yang terkhir masukkan kepek ke dalam kotak sesuai takaran.
  5. Lingkari kalender anda untuk menandai penanaman kepik.
Dalam menakar jumlah kepek dan polar yang akan dimasukkan kedalam kotak kami hanya menyarankan sebagai berikut :
NO
UKURAN KOTAK
JUMLAH KEPIK
JUMLAH POLAR
1
120 cm x 60 cm
0,5 – 0,7 kg
1,5 – 2 Kg
2
120 cm x 80 cm
0,8 – 1 kg
3 – 4 Kg
3
180 cm x 90 cm
2 – 2,5 kg
4 – 6 Kg
Jumlah takaran diatas didapatkan dari hasil pengalaman kami, silahkan anda ubah sesuai versi anda sendiri.
  1.        Pemindahan Indukan
Pemindahan indukan ulat kandang (kepek) dapat dilakukan setelah 9 – 12 hr (disarankan 10 hr), di kotak sudah terlihat ulat kandang yang masih berukuran kecil. Adapun Teknik pemindahan/pemisahan sebagai berikut :
  • Siapkan ayakan ukuran besar;
  • Pisahkan janggel jagung dari media (di ayak dengan ayakan ukuran besar), kemudian pindahkan janggel jagung kekotak kosong;
  • Siapkan kotak kosong;
  • Siapkan ayakan ukuran sedang;
  • Pisahkan indukan ulat kandang (kepek) dengan menggunakan ayakan ukuran sedang;
  • Ayaklah media tersebut diatas kotak kosong;
  • Indukan ulat kandang (kepek) yang sudah dipisahkan bisa di tanam lagi dengan media baru dan janggel jagung baru.
  • Janggel jagung yang sudah dipisah dibiarkan terlebih dahulu.

  1. Pembesaran Ulat Kandang 
  2. Perawatan harian
  3. Panen





Budidaya Jangkrik Sebagai Pakan Tambahan Burung



Jangkrik merupakan salah satu serangga yang sering dijadikan pakan burung, ikan dan reptil. Permintaan akan jangkrik seiring dengan naiknya minat untuk memelihara burung, ikan dan reptil. Cara ternak jangkrik cukup mudah dilakukan baik untuk skala kecil maupun besar.
Image result for cara beternak jangkrik
Sebelum membahas tentang cara ternak jangkrik, ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu jenis dan sifat bintang ini. Nama ilmiah jangkrik Gryllus Sp., termasuk dalam keluarga Gryllidae. Menurut catatan terdapat lebih dari 1000 spesies jangkrik yang hidup di daerah tropis.
Di Indonesia, setidaknya sudah dikenal 100-an spesies jangkrik. Namun belum semuanya terpetakan secara lengkap. Jenis spesies yang banyak dipelihara untuk ternak jangkrik komersial adalah Gryllus mitratus dan Gryllus testaclus. Selain itu, masih terdapat jangkrik yang diternakan untuk tujuan lain, seperti hobi dan hewan aduan.
Jangkrik merupakan hewan herbivora. Di alam bebas serangga ini memakan daun-daunan muda seperti rerumputan. Dalam lingkungan budidaya, bisa diberi pakan sayuran hijau yang banyak mengandung air seperti sawi, bayam, selada, mentimun dan daun pepaya.

Persiapan kandang

Langkah pertama untuk memulai ternak jangkrik adalah menyiapkan kandang atau tempat budidaya jangkrik. Kandang untuk ternak jangkrik bisa dibuat dari berbagai bahan seperti kardus papan atau triplek. Pada kesempatan kali ini, kami akan memberikan contoh pembuatan kandang jangkrik dari kayu dan kasa.
Image result for cara beternak jangkrik
Desain kandang untuk ternak jangkrik kotak seperti peti, bisa terbuat dari papan atau tripleks. Berikut gambaran kandang jangkrik kotak tunggal.
  • Kotak terbuat dari papan atau tripleks dengan tulang dari kayu kaso/kayu reng. Ukuran panjang 100 cm, lebar 60 cm dan tinggi 30-40 cm.
  • Gunakan lem pada setiap sambungan dan sudut peti. Gunanya agar jangkrik yang baru menetas tidak keluar lewat celah sambungan. Ukuran jangkrik baru menetas sangat kecil.
  • Permukaan bagian atas harus bisa dibuka tutup dengan menggunakan engsel.
  • Pada sisi muka dan belakang diberi lubang ventilasi. Ukuran lubang ventilasi 50 x 7 cm, posisi lubang sekitar 10 cm dari atas (lihat gambar). Ventilasi ditutup dengan kasa kawat ukuran halus agar jangkrik kecil tidak bisa kabur.
  • Pada sisi pinggir diberi celah atau cantelan untuk pegangan. Gunanya untuk memudahkan mengangkat atau menggeser peti.
  • Pada sekeliling sisi bagian dalam, kira-kira 10 cm dari atas, berikan isolasi plastik. Gunanya agar jangkrik tidak merayap ke atas.
  • Pasang kaki-kaki pada keempat sudut peti, kira-kira tingginya 10 cm. Keempat kaki-kaki tersebut nantinya diletakan pada mangkung yang diisi air atau cairan lain. Gunanya untuk mencegah hama seperti semut masuk ke dalam kandang.
Kandang jangkrik juga bisa dibuat bersusun, misalnya tiga susun untuk menghemat tempat dan efisiensi budidaya. Kandang jangkrik sebaiknya diletakkan di dalam ruangan yang gelap, tidak terkena sinar matahari langsung.
Selain terlindung dari sinar matahari langsung, ternak jangkrik juga membutuhkan ketenangan. Sebaiknya pilih ruangan yang memiliki angin cukup, gelap, jauh dari hiruk pikuk dan lalu lalang pergerakan manusia.

Persiapan bibit jangkrik

Seperti sudah diuraikan sebelumnya, bibit untuk ternak jangkrik yang biasa diternakan dari jenisG. miratus dan G. testaclus. Bibit bisa dibeli dari toko pakan yang menyediakan pakan hidup. Sebenarnya jenis jangkrik lain bisa juga diternakan, ada beberapa spesies yang memang sulit atau lambat perkembangbiakkannya.
Ciri-ciri calon indukan jangkrik:
  • Sungut atau antena masih panjang, seluruh anggota badan masih lengkap, bisa melompat jauh dan gesit, badan berwarna mengkilap.
  • Jangan pilih jangkrik yang bila dipegang mengeluarkan cairan baik dari mulut maupun duburnya.
  • Induk jantan mengeluarkan derikan yang keras. Permukaan sayap atau punggungnya bergelombang dan kasar.
  • Induk betina ada ovipositor pada bagian ekornya, ekornya ada tiga bagian tengah merupakan ovipositor. Ukurannya besar.
Image result for cara beternak jangkrik

Cara membedakan jangkrik jantan dan betina yang paling mudah adalah melihat ekornya. Jangkrik jantan hanya memiliki dua helai ekor sedangkan betina terlihat memiliki 3 helai ekor. Sebenarnya ekor bagian tengah adalah ovipositor.

Cara ternak jangkrik

Kondisi kandang untuk ternak jangkrik harus memperhatikan tingkat kelembaban dan binatang pengganggu. Kelembaban harus terus dikontrol, terutama saat musim kemarau, Untuk menjaga kelembaban bisa dilakukan dengan penyemprotan atau menutup kandang dengan karung goni basah.
Musuh atau hama ternak jangkrik lumayan banyak, diantaranya tikus, kecoa, semut dan laba-laba. Selain itu, jangkrik bisa menjadi kanibal bila ketersediaan makanan dalam kandang tidak mencukupi.

a. Mengawinkan jangkrik

Tempat untuk mengawinkan jangkrik sebaiknya terpisah dengan tempat pembesaran anakan. Kondisi kandang untuk mengawinkan sebaiknya dibuat aga mirip dengan habitat jangkrik di alam. Dinding kandang bisa diolesi tanah liat, semen putih serta diberi daun-daun kering, seperti daun jati, daun pisang atau serutan kayu.
Jangkrik yang akan dikawinkan harus berasal dari spesies yang sama. Bila indukan jantan dan betina berbeda spesies, perkawinan tidak akan terjadi. Untuk mengawinkan jangkrik masukan indukan betina dan jantan dengan perbandingan 10:2.
Dalam kandang perkawinan, siapkan bak pasir atau tanah sebagai tempat peneluran. Selama masa perkawinan jangkrik jantan akan mengeluarkan suara derik terus menerus. Jangkrik betina yang telah dibuahi akan bertelur. Telur biasanya diletakkan dalam pasir atau tanah.
Selama masa perkawinan jangkrik harus mendapatkan asupan pakan yang cukup. Contoh pakannya kubis, sawi, kangkung, bayam, daun pepaya dan jenis sayuran hijau lainnya. Buang pakan yang tersisa setiap hari, jangan sampai pakan membusuk di dalam kandang.
Beberapa peternak ada yang memberikan ramuan khusus bagi jangkrik yang sedang dikawinkan. Misalnya, bekatul, tepung ikan, kuning telur bebek yang telah direbus dan dihaluskan, dan beberapa vitamin. Katanya agar telur yang dihasilkan bisa banyak dan berkualitas. Apakah hal tersebut efektif? belum ada ujinya hanya berdasarkan dari pengalaman beberapa peternak saja.

b. Menetaskan telur

Telur jangkrik akan menetas setelah 7-10 hari, terhitung sejak perkawinan. Maksimal 5 hari setelah induk betina bertelur (sebelum menetas), pisahkan telur-telur tersebut. Hal ini untuk menghindari si induk memakan telurnya sendiri.
Pindahkan ke dalam kandang penetasan telur yang juga sekaligus pembesaran anakan. Warna telur yang telah dibuahi akan berubah dari bening menjadi keruh. Setelah 4-6 hari biasanya telur menetas.
Pada masa penetasan, kelembaban kandang harus terus dijaga dengan penyemprotan air, atau menutup kandang dengan karung goni basah.

c. Pemberian pakan

Setelah telur menetas, langkah selanjutnya adalah memberikan pakan. Jangkrik yang baru menetas, berumur 1-10 hari diberikan pakan ayam (voor), yang terbuat dari kacang kedelai, beras merah, dan jagung kering yang dihaluskan.
Setelah lewat 10 hari, anakan jangkring bisa dikasih makan sayur-sayuran dan jagung muda. Selanjutnya pakan bisa ditambahkan singkong, mentimun atau ubi.

d. Pemeliharaan kandang

Penting untuk menjaga kandang tetap higienis dan bersih, serta terhindar dari gangguan hama. Hal lain yang perlu dijaga adalah kondisi kandang agar tetap lembab dan gelap. Selain itu tetap jaga agar makanan cukup tersedia, karena bila kurang jangkrik akan kanibal, saling emmangsa di antara mereka.
Buang pakan yang tersisa setiap hari, jangan sampai membusuk di dalam kandang. Kandang yang baru dibuat sebaiknya dicuci dahulu, jangan sampai masih berbau vinil bila terbuat dari tripleks. Caranya, lumuri permukaan kandang dengan lumpur sawah untuk dan dijemur hingga kering.
Periksa air yang ada pada mangkuk atau kaleng pada kaki-kaki kandang. Tambah atau ganti bila cairan sudah sedikit. Cairan yang digunakan bisa air, minyak tanah, atau jenis cairan lain yang bisa mencegah hama masuk ke dalam kandang.

e. Pemanenan

Ada dua output yang bisa dipanen dari ternak jangkrik, yaitu jangkrik dewasa dan telur jangkrik. Telur jangkrik biasanya dijual lebih mahal dari jangkrik itu sendiri. Telur biasanya dijual kepada para peternak jangkrik pembesaran.
Ternak jangkrik sudah bisa dipanen setelah mencapai umur kurang lebih 30 hari. Terhitung sejak telur mulai menetas.
Referensi
  1. Sitiavata Rizema Putra, 2014. Buku pintar budidaya kroto, ulat hongkong dan jangkrik. Flash Book, Yogyakarta.
  2. Sukarno, 1999. Budidaya jangkrik. Kanisius, Yogyakarta.
  3. Suseno, 1999. Beternak jangkrik untuk mancing. Trubus.

Sumber : http://alamtani.com/

Rabu, 24 Agustus 2016

Jenis Ayam Petarung

Secara Naluriah semua Ayam Jantan mempunyai sifat ingin bertarung bila bertemu dengan ayam jantan lainnya, tidak peduli itu ayam kampung, ayam hutan atau ayam aduan.  Namun yang punya sifat alami tidak pantang mundur ada beberapa jenis yang terkenal dan biasa digunakan sebagai ayam aduan oleh penggemar Ayam Adu. Mungkin selama ini kita hanya kenal ayam bangkok saja sebagai ayam aduan, namun ada banyak jenis ayam adu yang terdapat di berbagai negara terutama dari Asia. 


1. AYAM BANGKOK

                                 
Ayam Bangkok mungkin yang paling banyak dikenal oleh masyarakat karena kecerdasannya. Gaya bertarung setiap individu ayam bangkok  biasanya ditentukan oleh garis keturunannya. Banyak variasi gaya bertarung seperti  ngalung, pukul lari, pukulan nyetrum dan lain-lain. Selain dihasilkan oleh garis keturunan juga disebabkan oleh faktor perawatan ayam petarung sejak dini

2. AYAM BURMA. 

Ayam Burma berasal dari negara Burma atau sekarang Myanmar. Ayam Burma terkenal dengan  semangat bertarungnya yg luar biasa, dalam pertarungannya ayam jenis ini kebanyakan menggunakan pola menyerang.
Karena sifatnya yang luar biasa dalam bertarung, banyak peternak yang menyilangkan antara Ayam burma dan ayam bangkok yang diharapkan mempunyai keturunan yang membawa sifat indukannya.

3. AYAM SAIGON

Ayam Saigon Berasal dari Vietnam,  Ayam Saigon terkenal dengan ketahanan & kekuatan pukulannya yang bagus dibanding dari jenis ayam aduan lainnya.  Ayam Saigon paling mudah dibedakan dengan ayam petarung yang lain karena terkesan Botak dimana bulu-bulu leher dan sebagian kepala yang tidak tumbuh.

4. AYAM SHAMO



Ayam jenis Shamo, Berasal dari negara Jepang yang mempunyai ciri fisik  paling Atletis dengan sikap atletis 90derajat pada saat berdiri. & terkenal dengan keakuratan pukulannya

5. AYAM BRAZIL


Ayam  Brazil berasal dari negara Brazil. Ayam ini terkenal dengan kecepatan pukulannya. 

6. AYAM FILIPIN

Ayam  Filipin berasal dari negara Filipina, Ayam ini terkenal dgn kecepatan geraknya, Ayam Filipin termasuk jenis ayam aduan taji (pisau).
Setiap ayam bangkok memiliki gaya bertarung masing masing yang biasanya dihasilkan oleh garis keturunan, banyak sekali gaya bertarung seperti "selusup, ngalung, pukul lari, dan lain-lain. Kecepatan dan kekerasan pukulan selain dihasilkan oleh garis keturunan juga disebabkan oleh faktor perawatan ayam petarung. Para peternak biasa melatih ayam aduan mereka sejak umur 6-7 bulan. Masing-masing peternak ayam aduan memiliki cara sendiri-sendiri dalam merawat dan melatih ayam bangkok aduan supaya menjadi ayam bangkok petarung yang handal. - See more at: http://bamsbreeder.blogspot.com/2012/12/jenis-ayam-aduan-petarung.html#sthash.zV6pWZhe.dpuf
Setiap ayam bangkok memiliki gaya bertarung masing masing yang biasanya dihasilkan oleh garis keturunan, banyak sekali gaya bertarung seperti "selusup, ngalung, pukul lari, dan lain-lain. Kecepatan dan kekerasan pukulan selain dihasilkan oleh garis keturunan juga disebabkan oleh faktor perawatan ayam petarung. Para peternak biasa melatih ayam aduan mereka sejak umur 6-7 bulan. Masing-masing peternak ayam aduan memiliki cara sendiri-sendiri dalam merawat dan melatih ayam bangkok aduan supaya menjadi ayam bangkok petarung yang handal. - See more at: http://bamsbreeder.blogspot.com/2012/12/jenis-ayam-aduan-petarung.html#sthash.zV6pWZhe.dpuf
 
Copyright © 2014 Nernak Lele Powered By Blogger.