BREAKING NEWS

Jumat, 12 April 2013

Ciri Ayam Siap Tarung

Kemenangan tak hanya ditentukan faktor ayam yang unggul tetapi juga perlu diperhatikan kesiapan ayam itu sendiri sebelum turun ke pertarungan. Bagaimanakah cirinya ayam yang siap untuk bertarung? Berikut akan dijelaskan secara singkat berdasarkan pengalaman para botoh ayam BK Mojokerto.

Image result for ayam siap tarung
  • Kulit yang membungkus daging memerah alias tidak pucat. “Bagian yang memerah tersebut antara lain kepala, garis kaki, kulit diantara sela-sela kaki, kulit pantat, pok (daging pangkal sayap) dan dada.
  • Bulu yang dimiliki ayam tersebut terlihat mengkilat. Seperti berminyak, terutama bila kena sinar matahari. Ayam yang bulunya kusam menandakan ayam tersebut kurang sehat, bandingkan yang satu terlihat mengkilat dan yang satunya lagi berwarna kusam atau kumal.
  • Gesit dan aktif bergerak. Bergerak disini dalam artian ayam terlihat garang bila menemui ayam pejantan lain. Yang sudah siap tarung biasanya akan nabrak sangkarnya bila melihat pejantan lain, seperti gatal ingin menjajal pukulannya. Gerakan tersebut bisa juga terjadi bila melintas betina di depannya.
  • Tes abar untuk mengetahui nafas dan daya tahan ayam. Kalau dalam arena sebenarnya 1 ronde 15 menit, sebaiknya ayam dicoba dengan waktu 25 menit. Langkah ini di tempuh agar ayam benar-benar siap di arena nantinya. Kita andaikan saja, 25 menit saja kuat apalagi cuma 15 menit. Untuk ayam pemula minggu pertama cukup satu air, kemudian diteruskan minggu kedua dengan 2 air dan seterusnya.
  • Pada waktu tidur biasanya kepala dijulurkan panjang ke depan atau ditekuk mengarah ke depan, jika kepala diletakkan di sela sayapnya maka ayam itu menandakan kurang fit.

Merawat Lancuran


Ayam jantan mulai dewasa setelah umur enam bulan,pada masa itu sperma mulai terbentuk dan mulai mengejar dan mengawini ayam betina.Pada ayam aduan proses pertumbuhan badan terhenti setelah sepuluh bulan,ketika semua bulu yg ada di sekitar leher sudah tumbuh tuntas.


Image result for ayam lancuran

Pemberian pakan yg optimal pd masa akhir pertumbuhan ini sangat penting,dan sangat berpengaruh thd kualitas tulang,antara lain bentuk,ketebalan,kekuatan dan panjang tulang yg optimal.Pemberian pakan ideal pada masa akhir pertumbuhan adalah pakan yg mengandung kadar protein 12% s/d 14% dgn kadar mineral yg lebih tinggi.Bila ayam muda sudah diberi gabah,beras merah atau jagung,maka pertumbuhan tdk optimal,kekuatan,ketebalan dan panjang tulang tdk akan optimal juga pd umur 10 bln.

Setelah ayam mulai dewasa akan terjadi pertarungan dlm kelompok utk memperebutkan posisi ketua kelompok,yg akan menguasai seluruh babon.Hati2 pd masa ini,jgn sampai ayam muda anda rusak karena pertarungan antar saudara.Pisah segera apabila ayam sdh mulai bertarung memperebutkan posisi ketua (leader of peck).

Setelah ayam berumur 9 bulan atau setelah semua bulu sdh tumbuh tuntas,anda dpt mengurung secara individu ayam anda satu-persatu.Rubah pakan menjadi gabah,beras merah atau jagung.Mulai mandikan ayam dan jemur dlm waktu singkat.Setelah 2 minggu hilangkan minyak pada bulu halus dgn menggunakan "air kapur sirih".Gunakan air kapur sirih yg sudah mengendap semalaman dan jangan lupa,kedua sayap dibungkus kantong plastik,agar tdk terkena dan tidak rusak.

Tujuan menghilangkan lemak pd bulu ini adalah merubah fungsi bulu yg secara alamiah merupakan alat penahan udara dingin,menjadi pendingin tubuh ketika aktifitas tubuh meningkat.Bila lemak pada bulu menghilang,mk air akan mudah meresap pd saat dimandikan dan akan mudah menguap ketika suhu tubuh meningkat seiring dgn meningkatnya aktifitas tubuh ketika berlaga,sehingga ayam tdk kepanasan.

Setelah lemak pd bulu halus hilang,kita dpt menghilangkan lemak pd kulit dgn menggunakan rebusan jahe dan sereh.Mandikan secara rutin dgn air rebusan tsb,agar kulit lebih kencang dan tebal serta mengurangi serangan serangga pd malam hari.Selain itu air rebusan jahe dan sereh,akan mempercepat penyembuhan,setelah latih tarung dan kelelahan otot setelah latihan rutin.

Perhatikan waktu menjemur ayam.Jgn sampai berlebihan menjemurnya,yg mengakibat dehidrasi cairan tubuh yg akan mengakibatkan kerusakan metabolisme dan merusak stamina ayam.Pindahkan ayam ke tempat yg teduh setelah terlihat kepanasan.Jgn kuatir dgn pendapat yg lazim pada bebotoh ayam aduan,yg mengatakan kurang jemuran akan mengakibatkan napas kurang baik.Tujuan penjemuran adalah utk menghilangkan lemak pd tubuh,sehingga ayam akan lebih ringan.

Ayam muda membutuhkan tenggaran utk melemaskan otot-otot yg kaku,sehingga otot ayam terbentuk secara alamiah.Utk melatih daya tahan otot dan jantung,ayam harus dilarikan mengitari babon atau untulan dlm kurungan,kalau bisa 30 menit setiap hari.Latihan rutin akan menghasilkan stamina yg lebih baik,biasanya stamina menurun jika latihan dihentikan lebih dari 3 hari.Sebaliknya latihan yg terlalu berat malah akan merusak stamina ayam.

Setelah ayam dirawat selama sebulan dan ayam muda sdh terlihat merah,anda dpt memulai latihan dgn menggunakan untulan yg muda.Jangan sekali-kali menggunakan untulan yg sdh tua dan berpengalaman.Ayam muda akan putus asa bila bertarung dgn ayam sudah tua.

Latihan awal sparing selama 5 menit smp 10 menit dan istirahat selama 2 minggu setelah awal sparing.Setelah itu dpt dicoba lagi selama 1 airan kemudian istirahat lagi selama 2 minggu.Perhatikan kondisi ayam setelah sparing,bila warna merah berkurang,maka masa isitirahat perlu diperpanjang.Jangan sekali-kali buru2 menyiapkan ayam muda,bila anda menginginkan kualitas ayam yg istimewa.Setela 4X sparing,anda dpt mengadunya dan ingat batasi jumlah ronde,maksimal 3 ronde saja.

Yang penting pasca merawat ayam muda,harus dibarengi asupan gizi yg cukup dan jangan lupa juga makanan tambahan berupa Jamu,multi vitamin dan protein tambahan.

Sumber: forum papaji

Merawat Anakan Ayam Bangkok 1-4 Bulan


Cara Merawat Anakan:PhotobucketSejak anakan menetas sampai umur 4 bulan merupakan masa pembentukan fisik ayam bangkok, di umur-umur inilah kita seharusnya dapat memberikan konsumsi pangan dan kebebasan gerakan yang maksimal. Bila tidak, maka upaya membesarkan ayam akan menjadi sia-sia.
Anakan yang memiliki konsumsi pangan dan gerakan yang minim di umur sampai dengan 4 bulan akan memiliki postur dan kekuatan phisik yang tidak maksimal sehingga tidaklah layak untuk diturunkan di gelanggang.


Anakan ayam sampai dengan umur 4 bulan harus menerima konsumsi pangan yang seimbang baik untuk protein, karbohidrat, mineral, vitamin, dan air. Dalam kebiasaan sehari-hari kami di dalam memelihara ayam bangkok, anakan umur 1-4 bulan akan diberikan pangan yang berupa pakan buatan pabrik yang dicampur dengan susu tepung untuk anak bayi. Komposisi campuran yang kami gunakan adalah 1:5 (Contoh: 1 kg susu dicampur dengan 5kg pakan).


Kadang memang terasa lucu maupun aneh, mengapa kita mencampurkan susu tepung anak ke dalam pakan akan ayam, akan tetapi bila dilihat dari hasilnya akan sungguh berbeda bila kita tidak melakukannya. Anakan akan memiliki pertumbuhan yang sangat bagus baik untuk tulangan, otot, bulu maupun bagian tubuh lainnya. Susu yang digunakan tidak perlu susu yang mahal, karena susu murahpun sudah cukup kandungan protein, karbohidrat, mineral dan vitaminnya. Dan komposisi ini sangatlah baik dan diperlukan untuk pertumbuhan anakan ayam. Dan bila kita telah mencampurkan susu tepung ke pakan anakan ayam, maka kebutuhan pakan lainnya seperti mineral maupun vitamin sudah tidak perlu terlalu dibutuhkan karena telah tersedia pada kandungan susu.


Dari hasil yang akan diperoleh, apalagi kita membandingkan anakan yang diberikan campuran susu dan yang tidak, maka akan terlihat perbedaan pertumbuhan anakan yang jauh berbeda. Anakan ayam yang diberi pakan dengan campuran susu akan terlihat lebih energik dan memiliki postur tubuh yang lebih kuat dibanding yang tidak. Jadi bagi kami, kebiasaan mencampur susu dengan pakan anakan ayam menjadi hal yang harus dilakukan. Karena sangatlah disayangkan bila kerja keras kita untuk membesarkan anakan menjadi sia-sia belaka sewaktu ayam menginjak umur perawatan untuk tarung akibat rendahnya kandungan gizi sewaktu ayam masih kecil. Akhir kata, apapun kesimpulannya, ayam bangkok memang dilahirkan untuk dinikmati gaya tarung ataupun postur tubuhnya yang indah jadi apapun alasannya, konsumsi pangan yang tepat sewaktu membesarkannya adalah hal yang sangat mutlak.

Anakan Ayam Dari Telur Pertama




Banyak orang bertanya-tanya mengenai, apakah ayam betina/babon dedara yang baru pertama bertelur jika ditetaskan anakannya kurang bagus?


Image result for kutuk ayam bangkok

Mungkin hampir semua forum yang berbicara tentang ayam telah membahasnya tapi tidak sedikit juga orang yang masih belum mengetahuinya. Disini saya akan sharing pengalaman saya ketika saya memulai beternak ayam BK.
Umur ayam betina baru bertelur berkisar 6-7 bulan, dan telur yang dihasilkan berkisar 7-10 butir telur. Jumlah telur selama masa bertelur akan semakin bertambah sesuai dengan perkembangan umur ayam tersebut berkisar 10-15 telur (betina dewasa di atas 1 tahun).
Saya melakukan percobaan dengan 5 ekor ayam dengan bobot seragam (betina ukuran 5-5,5), 3 ekor ayam betina yang baru pertama bertelur dan 2 ekor ayam betina dewasa. Ketika semua telur saya tetaskan, masing2 DOC ayam diletakkan
di kandang khusus anakan dengan induknya sekalian bukan dengan lampu/pemanas, klik disinicara merawat anakan 1-4 bulan. Sampai saat ini tidak terjadi permasalahan karena masing2 ayam telah diberikan nutrisi pakan yang cukup memadai. Selang 2 bulan kemudian, disinilah letak perbedaanya sudah terlihat dimana anakan dari 2 ekor ayam betina dewasa lebih gesit dan lincah serta pertumbuhannya relatif lebih cepat.
Setelah lebih dari 7 bulan memantau perkembangan dedara ayam yang saya tetaskan tadi hasilnya kurang optimal, saya tidak mengatakan anakannya jelek hanya saja kurang optimal harusnya bisa lebih bagus. Kalaulah saya berikan nilai termasuk anakan Grade B dan biasanya saya potong sendiri. Akan tetapi ayam dedara tadi setelah bertelur di atas 5 kali, hasilnya baru bisa saya katakan Grade A.

Kesimpulan:
1.  Anakan dari ayam dedara hasilnya masih kurang optimal seharusnya anakan yang dihasilkan bisa lebih bagus daripada sebelumnya setelah berumur di atas 10 bulan.
2. Jika Anda ingin memulai beternak ayam BK aduan dan sejenisnya, sebaiknya Anda mencari betina yang telah siap untuk diternak umur di atas 1 tahun atau minimal > 10 bulan. Semakin betinanya cukup umur anakan yang dihasilkan pun sangat bagus dan optimal.

Nb: Variabel yang membuat perbedaan hasil percobaan dengan peternak lain yaitu umur ayam, ransum pakan, cara penetasan, kandang anakan, ukuran dan jenis ayam.

Semoga ilmu ini bermanfaat bagi rekan2 pecinta ayam aduan di seluruh Indonesia agar lebih menghasilakan ayam2 petarung berkualitas sampai pelosok nusantara. 

Prinsip Dasar Perawatan dan Pelatihan



Photobucket
F1 Ori (Thailand)

Sebelum merawat dan melatih, harus kita pahami dulu prinsip dasar dan tujuan melatih/merawat ayam aduan. Perawatan dan latihan tujuannya utk meningkatkan kualitas Otot, Stamina dan Tenaga. Ketika ayam kinerjanya turun, kita harus bisa menganalisa apa yg kurang. Apakah otot, stamina, tenaga, atau gabungan dari 2 atau 3 faktor tsb??
Mari kita bahas satu persatu...


Stamina :
Daya tahan tubuh utk bekerja dalam durasi yang maksimal (endurance). Dalam bahasa per-ayaman lebih dikenali dgn istilah 'napas'.

Ciri ayam kurang stamina :
- Yang paling jelas terlihat adlh napas ayam yg ngap2an meski sudah diairi dgn betul.
- Bagian dada membengkak agak keras.

Stamina bisa ditingkatkan hanya dgn jalan latihan yg rutin. Cara latihnya bisa macam2 : Kliter, renang, umbar, gebrak bungkus patuk, jantur, dll, dsb.
Semakin sering ayam dilatih, maka semakin terbiasa bekerja keras (punya stamina).

Tenaga :
Power atau energi yg mampu membuat otot bekerja.
Ciri kurang tenaga :
- Power pukulan tidak maksimal.
- Kaki terlihat berat memukul.
- Kuda2 lemah.
Banyak yg salah kaprah bahwa tenaga disebabkan krn kurang latihan. Padahal, dgn latihan tenaga akan terkuras dan ayam lelah. Semakin dilatih, ayam akan semakin terkuras tenaganya.
Jadi kalau ayam kita kurang tenaga, sebaiknya jangan digebrak dulu.
Tenaga bisa didapat dari Makanan yg bergizi, suplement/jamu dan istirahat yg cukup.
Pakan sumber energi/tenaga : Yg banyak mengandung karbohidrat dan glukosa.

Otot :
Jaringan dalam tubuh yg bertugas membuat kontraksi utk menggerakan anggota tubuh.
Ciri ayam belum berotot :
- Pukulan ngawur tidak tepat sasaran.
- Langkah terseok2.
- Sayap lunglai.

Stamina dan tenaga bisa dikejar dgn latihan dan rawatan yg maksimal (campur tangan manusia). Tapi pertumbuhan otot berlangsung secara alami.
Itulah sebabnya, ayam muda akan kalah berotot dibanding ayam yg sudah berumur. Ayam tumbuh besar s/d usia 10 bulan. Sebelum usia 10 bulan, otot tidak berkembang maksimal krn asupan makanan di fokuskan utk pertumbuhan tubuh secara umum.
Ayam yg dipaksakan pertumbuhan ototnya sebelum cukup usia, akan terlihat kerdil krn pertumbuhannya terhambat.
Yg harus dilakukan utk ayam2 muda adlh melatih dan membentuk ototnya secara bertahap sesuai usianya.

Utk memaksimalkan pertumbuhan otot, ayam harus dilatih seperti halnya membentuk stamina. Selain itu ayam harus diberi asupan protein utk bahan pembentukan ototnya.

Mudah2an dari uraian ini bisa jadi panduan apa yg harus kita lakukan ketika kinerja ayam kita kurang maksimal.
Sebagai contoh, ayam yg terus menerus dilatih, pasti akan kekurangan tenaga ketika di abar/di adu. Utk itu, setelah dilatih, ayam harus diberi makan, suplement dan vitamin yg cukup utk memulihkan tenaganya. Jangan lupa diberi extra food tinggi protein supaya otot bisa berkembang maksimal.

Mengenai cara latihnya, setiap perawat memiliki resep masing2. Semua benar. Yang penting kita harus tau prinsip2 dasarnya.

Pakan Utama Ayam Aduan

Makanan Pokok Ayam Aduan
  1. Beras Merah: Beras merah diberikan Untuk campuran pakan "Ayam Dewasa" diberikan pada usia 7 bulan atau setelah pertumbuhan bulu selesai. Beras merah mengandung kadar protein yang tinggi, rendah lemak, dan membuat tubuh ayam menjadi padat sehingga ayam menjadi lebih tahan terhadap pukulan.
  2. Gabah: Pemberian gabah memberikan kalsium yang tinggi pada ayam aduan sehinggadapat memperkuat kekuatan tulang, jalu, maupun bulu ayam.
  3. Jagung: Pemberian jagung memberikan kandungan karbohidrat yang tinggi sehingga bermanfaat sebagai penambah energi pada tubuh ayam dan bagus diberikan pada ayam tipe pukul.
(pemberian pakan diatas dapat disesuaikan dengan "kondisi" ayam masing-masing sebagai contoh bila tubuh ayam terlalu lunak maka diberikan pakan berupa beras merah dst).

Makanan-Makanan yang lain yang sering diberikan "Dari Berbagai Sumber"

  1. Untuk anak ayam 1-5 bulan biasanya diberikan pakan pur pabrikan No 591 bebotoh biasanya mencampurkannya dengan bubuk susu untuk anak bayi dengan perbandingan 1:5 contoh 1 sendok susu dicampur dengan 5 sendok pur pakan ayam.
  2. Untuk ayam aduan dewasa biasanya diberikan pur No 594 bebotoh biasanya mencampurkan dengan sisa nasi agar pertumbuhan badan lebih besar sekaligus menghemat pengeluaran.
  3. Makanan tambahan untuk ayam dewasa biasanya berupa sayuran seperti kangkung, sawi, ujung rumput ilalang, daun pepaya, kecambah, daging dan minimal 1 minggu sekali diberikan bawah putih.
Manfaat Bawang Putih Untuk Ayam:
  1. sebagai Antibiotik
  2. pecegah bubul
  3. pencegah cacing
  4. mempercepat penyembuan luka
  5. meningkatkan sirkulasi darah
  6. meningkatkan pencernaan dan
  7. mencegah pilek pada ayam
Sedangkan Untuk Ayam Petelur/babon Biasanya Peternak Memberikan Komposisi Pakan Sebagai Berikut:
  1. Untuk anakan dibutuhkan pakan yang halus. Komposisinya Jagung halus 30%, Bekatul 20%, dan pur untuk anak ayam 50%.
  2. Untuk remaja atau grower Jagung kuning 45%, Bekatul 30%, dan pur grower 25%.
  3. Untuk ayam dewasa Komposisinya Jagung 40%, Bekatul 23%, konsentrat layer 30%, dan grit/kerang-kerangan/kulit bekicot 7%. & Penambahan pakan berupa sayur maupun kecambah dapat dilakukan.
Keterangan: untuk ayam umbaran pakan tidak perlu terlalu lengkap karena ayam tersebut lebih mengetahui pakan apa yang dia butuhkan terutama ayam umbaran di kebun. (Sumber: katurangganayam.blogspot)

Cacing Parasit Ayam

Dunia ternak ayam petarung di negara kita, memang sudah banyak. Hal ini disebabkan karena bisnis ayam petarung dan hobby bisa dijangkau masyarakat kalangan bawah, dapat dipelihara oleh masyarakat atau peternak dengan lahan yang cukup , menyebabkan ternak ayam petarung ini lebih cepat perkembangannya dibandingkan dengan perkembangan ternak ikan Arwana Dan Situs Komunitas ayam petarung juga semakin marak . Namun menurut mereka, para peternak tidak sedikit mengalami hambatan dan rintangan selain harga pakan yang terus naik, obat-obatan yang cukup mahal juga adanya berbagai macam penyakit yang sering menyerang ternak. Salah satu penyakit pada ayam yang sering ditemui adalah askaridiasis. Penyakit ini disebabkan oleh cacing Ascaris lumbricoides yang menyerang usus halus bagian tengah. Cacing ini menyebabkan keradangan dibagian usus yang disebut hemorrhagic. Larva cacing ini berukuran sekitar 7 mm dan dapat ditemukan diselaput lendir usus. Parasit ini juga dapat ditemukan dibagian albumen dari telur ayam yang terinfeksi.


Ascaris lumbricoides
Infeksi cacing ini terutama menyerang ayam usia 3-4 bulan . Spesimen dari parasit ini kadang-kadang ditemukan dalam telur. Cacing ini berpindah tempat dari usus ke oviduct dan dapat masuk ke dalam telur pada saat pembentukan telur tersebut. Cacing dewasa mudah dilihat dengan mata telanjang karena panjang cacing dewasa mencapai 0.5 inci hingga 3 inchi.
Riwayat hidup cacing ini sangat simple. Cacing betina akan meletakan telurnya di usus ayam yang terinfeksi dan akan ikut dikeluarkan bersama kotoranya, Embrio cacing akan terus berkembang dalam telur tersebut meskipun tidak akan langsung menetas. Larva dalam telur mencapai stadium infektif dalam 2-3 minggu. Telur yang mengandung embryo ini sangat tahan banting bahkan dalam kondisi laboratorium dapat bertahan hingga 2 tahun, sedangkan dalam keadaan biasa akan tetap bertahan hingga 1 tahun bahkan lebih. Hal yang penting di sini adalah desinfektan yang digunakan pada peternakan tidak dapat membunuh/ merusak telur. Ayam akan terinfeksi jika memakan telur cacing ini.
Ayam yang terinfeksi oleh cacing ini akan terlihat lesu, diare dan kurus. Kerusakan utama yang ditimbulkan adalah penurunan efisiensi pakan, namun kematian hanya timbul pada infeksi yang sangat berat.
Pencegahan dapat dilakukan dengan melakukan sanitasi kandang dengan baik dan pemisahan ayam berdasarkan umur. Bersihkan kandang sebersih mungkin jika kandang akan digunakan untuk populasi ayam yang baru.Sedangkan obat yang digunakan adalah preparat piperazine yang hanya dapat memutus rantai penularan dengan membunuh cacing dewasa. Preparat yang biasa kami gunakan dan kami berikan tiap 4 minggu adalah Piperavaks produksi dari perusahaan Vaksindo. Pemberian obat ini cukup dicampurkan pada air minum.

- Heterakis gallinae
Parasit ini tidak menimbulkan akibat yang serius pada kesehatan ayam. Minimal tidak menimbulkan gejala atau patologi yang signifikan. Cara penularan cacing ini sama dengan Ascaris. Namun telur yang mengandung larva akan infektif dalam 2 minggu. Dalam cuaca yang dingin akan membutuhkan waktu yang lebih panjang. Parasit ini dapat dibasmi dengan fenbendazole.
- Capillaria annulata atau Capllaria contorta 
Cacing ini sering ditemukan pada esophagus dan tembolok. Parasit ini menyebabkan penipisan dan inflamasi pada mukosa. Pada system gastrointestinal bagian bawah, dapat ditemukan beberapa spesies parasit tetapi biasanya adalah Capillaria obsignata.
Berbeda dengan cacing yang lain, pembentukan embryo memakan waktu 6-8 hari dan akan sangat infeksius , Kerusakan terparah akan terjadi pada 2 minggu setelah infeksi. Parasit ini akan menimbulkan inflamasi berat dan kadang-kadang terjadi perdarahan. Erosi pada usus akan menyebabkan kematian. Problem yang sering ditimbulkan oleh parasit ini adalah penurunan pertumbuhan, 
Sanitasi yang baik merupakan kunci pencegahan yang utama. Pemberian vitamin A dapat memberikan nilai tambah. Parasit ini dapat dibasmi dengan menggunakan fenbendazole atau leviamisole.
Secara umum gejala penyakit cacingan pada ayam adalah sbb: 
- tubuh ayam menjadi kurus
- nafsu makan berkurang
- sayap kusam dan terkulai
- kotoran encer, berlendir berwarna keputihan dan kadang berdarah
- pertumbuhan lamban
Penanggulangan yang dapat dilakukan secara umum adalah: 
- sanitasi kandang dengan desinfektan
- pemberian Caricid pada umur 4-6 minggu dengan dosis 3 ml/0.3 liter air untuk 10 ekor ayam. Umur lebih dari 6 minggu diberi dosis 0.6 ml/1 L air untuk 10 ekor ayam
- campurkan premix 2.4% ke dalam makanan dengan dosis 2.5 kg/kg pakan diberikan selama 5-6 hari

CACINGAN DAN PENGOBATANNYA
Mengurangi cacing dalam lumen usus atau jaringan tubuh. Sebagian besar obat cacing efektif terhadap satu macam kelompok cacing, sehingga diperlukan diagnosis yang tepat sebelum menggunakan obat tertentu. Diagnosis dilakukan dengan menemukan cacing, telur cacing dan larva dalam tinja, urin, sputum, darah atau jaringan lain penderita. Sebagian besar obat cacing diberikan secara oral yaitu pada saat makan atau sesudah makan dan beberapa obat cacing perlu diberikan bersama pencahar.
JENIS OBAT
1. Mebendazol, Tiabendazol, Albendazol
2. Piperazin, Dietilkarbamazin
3. Pirantel, Oksantel
4. Levamisol
5. Praziquantel
6. Niklosamida
7. Ivermectin
Banyak obat cacing memiliki khasiat yang efektif terhadap satu atau dua jenis cacing saja. Hanya beberapa obat saja yang memiliki khasiat terhadap lebih banyak jenis cacing (broad spectrum) seperti mebendazol.
Mekanisme kerja obat cacing yaitu dengan menghambat proses penerusan impuls neuromuskuler sehingga cacing dilumpuhkan. Mekanisme lainnya dengan menghambat masuknya glukosa dan mempercepat penggunaan (glikogen) pada cacing.
Penyakit cacing atau helminthiasis terkadang masih kurang diperhatikan karena tidak menimbulkan kematian yang mendadak dan tinggi sepertinya halnya penyakit viral (misal ND atau Al). Padahal penyakit ini mampu menimbulkan kerugian . Waktu serangannya sulit diketahui, tiba-tiba saja produktivitas ayam menurun. Cacing yang sering menyerang ayam secara umum ada dua yaitu cacing gilik (Ascaridia sp., Heterakis sallinae, Syngamus trachea, Oxyspirura mansonii) dan cacing pita (Raillietinasp., Davainea sp.) Cacing biasanya menginfestasi ke dalam tubuh ayam melalui beberapa cara, diantaranya melalui telur cacing atau larva cacing yang termakan oleh ayam, memakan induk semang antara (siput, kumbang, semut dll.) yang mengandung telur atau larva cacing, telur atau larva cacing yang terbawa oleh petugas kandang melalui sepatu, pakaian kandangnya atau terbawa terbang oleh induk semang antara, selain itu juga bisa karena ransum atau air minum yang tercemar telur cacing.
Telur cacing yang keluar bersama feses berkembang menjadi stadium infektif kemudian termakan induk semang antara atau langsung masuk tubuh ayam yang kemudian akan menuju ke tempat yang disukainya (tembolok, usus, sekum atau organ lain) untuk berkembang sampai dewasa.

PENGANDALIAN CACINGAN
Pengendalian penyakit cacingan merupakan salah satu usaha untuk mendapatkan hasil yang optimal. Cara yang dilakukan agar peternakan terhindar dari penyakit cacingan adalah dengan dilakukannya pencegahan yaitu:
1. Pemberian obat cacing. Pengobatan akan sia-sia jika penyakit cacingan sudah parah. Sebaiknya dilakukan pengobatan secara rutin untuk memotong siklus hidup cacing. Seperti cacing nematoda dengan siklus hidup kurang lebih satu setengah bulan, maka diberikan pengobatan dua bulan sekali, begitu juga dengan cestoda. Pemberian obat cacing pada ayam layer sebaiknya diberikan pada umur 8 minggu dan diulang ,
2. Melakukan sanitasi kandang dan peralatan peternakan meliputi kandang dibersihkan, dicuci dan disemprot dengan desinfektan serta memotong rumput disekitar area kandang
3. Mengurangi kepadatan kandang, karena dapat memberi peluang yang tinggi bagi infestasi cacing.
4. Pemberian ransum dengan kandungan mineral dan protein yang cukup untuk menjaga daya tahan tubuh tetap baik.
5. Mencegah kandang becek, seperti menjaga kandang tetap kering, tidak menggumpal dan tidak lembab.
Arsip dari : Parasitologi.


Sumber: http://papaji.forumotion.com/t584-parasit-cacing-yang-menyerang-ayam
 
Copyright © 2014 Nernak Lele Powered By Blogger.